![]() |
| Potret saat pemamdaman api dilakukan PT.IWIP |
COGOIPA,HALTENG-Komunitas Jujaruh kembali menyoroti peristiwa kebakaran tumpukan ban bekas di kawasan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP). Komunitas tersebut menilai penanganan dan pengungkapan terkait kebakaran hingga kini belum dilakukan secara transparan. Jujaruh mendesak instansi terkait dan aparat penegak hukum untuk segera mengambil langkah konkret dalam mengungkap penyebab kebakaran.(17/09/2026)
Jujaruh juga mendorong agar investigasi dilakukan secara mendalam, independen, dan terbuka kepada publik. Selain mengungkap penyebab pasti kebakaran, komunitas tersebut menuntut adanya kejelasan mengenai pihak yang bertanggung jawab apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum. Mereka juga meminta agar dampak kebakaran terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar menjadi bagian dari proses penanganan.
Menanggapi desakan tersebut, Rizal Syam, perwakilan Eksternal PT IWIP, mengatakan pihaknya menghormati aspirasi yang disampaikan Komunitas Jujaruh. Namun, ia menegaskan bahwa proses penyelidikan terkait kebakaran masih berlangsung di pihak kepolisian. “Soal kebakaran, saat ini masih penyidikan dari pihak kepolisian. Torang menunggu saja hasil penyidikan itu,” ujarnya.
Rizal menambahkan bahwa PT IWIP berkomitmen mendukung proses investigasi yang sedang dilakukan aparat penegak hukum. Menurutnya, perusahaan tidak akan menghalangi proses pengungkapan penyebab kebakaran dan siap memberikan keterangan maupun informasi yang dibutuhkan oleh pihak berwenang.
Ia berharap seluruh pihak dapat menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menunggu hasil resmi penyidikan sebelum menarik kesimpulan mengenai penyebab maupun pihak yang bertanggung jawab atas kebakaran tersebut.(*)
