![]() |
| Ilustrasi FSBPI Halmahera Tengah |
Cogoipa, Halteng – Dewan Pengurus Kabupaten Federasi Serikat Buruh Persatuan Indonesia (FSBPI) Halmahera Tengah resmi memiliki ketua baru. Marwan Manaki terpilih secara demokratis untuk memimpin organisasi buruh tersebut dalam sebuah rapat konferensi yang digelar secara online pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Rapat virtual ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan offline sebelumnya yang dihadiri oleh basis organisasi di lingkungan FSBPI Halmahera Tengah. Hadir dalam rapat tersebut perwakilan dari Serikat Organisasi Pekerja IWIP, FSBPI Basis PT. Huafei, serta Serikat Buruh Lintas Perusahaan Weda. Set melalui diskusi yang berlangsung, peserta rapat sepakat secara aklamasi dan demokratis menunjuk Marwan Manaki untuk memimpin roda organisasi ke depan.
FSBPI sendiri merupakan federasi yang bernaung di bawah Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI). Kehadiran kepengurusan baru di Halmahera Tengah diharapkan menjadi penguatan bagi gerakan buruh di kawasan industri tersebut.
Dalam sambutan perdananya setelah terpilih, Marwan Manaki menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan. Ia memandang FSBPI sebagai tonggak baru dalam perjuangan kelas buruh di Halmahera Tengah.
"Kehadiran Serikat FSBPI merupakan tonggak baru dalam gerakan buruh di area Halmahera Tengah ke depannya," ujar Marwan dalam pernyataannya, Sabtu (14/3/2026).
Marwan juga meresapi tantangan awal sebagai organisasi baru. Ia menyadari bahwa sebagai serikat yang baru terbentuk, masih ada rasa sungkan dan berbagai pertimbangan di kalangan pengurus maupun calon anggota untuk berani mengambil peran. Namun, ia menegaskan bahwa esensi dari serikat buruh bukanlah menjadi beban.
"Harus ingat bahwa serikat buruh tidak hadir untuk membebani buruh atau anggotanya, tapi menjadi rumah bersama untuk belajar dan berjuang mempertahankan dan melindungi hak-hak buruh," tegasnya.
Dengan rendah hati, Ketua yang baru terpilih ini mengakui bahwa dirinya belum memiliki gambaran besar mengenai peta pergerakan ke depan dan secara personal belum mengenal sebagian besar rekannya. Meski demikian, ia menyatakan optimismenya karena FSBPI dibangun dari basis akar rumput, bukan dari kalangan elite semata.
"Karena serikat ini bentuk dari dasar basis gerakan buruh, bukan pada elite-elite, maka saya yakin saya akan punya waktu dan tempat untuk belajar bersama kawan-kawan semua," tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Marwan Manaki mengajak seluruh elemen buruh di Halmahera Tengah untuk bersama-sama membangun organisasi. Ia berharap semangat kolektif dapat mengisi struktur organisasi sebagai wadah belajar bersama.
"Saya sangat berharap dan yakin bahwa kawan-kawan semua bisa mengambil tempat di struktur untuk sama-sama kita belajar dan membangun serikat kita ke depannya," pungkasnya.
Dengan terpilihnya Marwan Manaki, diharapkan FSBPI Halmahera Tengah dapat segera bergerak untuk melakukan konsolidasi organisasi dan merumuskan program kerja yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan dan perlindungan hak-hak buruh di wilayah tersebut.(*)
