Solidaritas DPW Serikat Petani Indonesia Wilayah Malut untuk Korban Bencana Ekologis di Halmahera Barat

COGOIPA.ONLINE HALBAR – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Serikat Petani Indonesia (SPI) Provinsi Maluku Utara melakukan kunjungan solidaritas dan menyalurkan bantuan logistik bagi korban bencana ekologis di Kabupaten Halmahera Barat, Minggu (11/01/2025).

Rombongan yang berangkat dari Kota Ternate terdiri dari Ali Akbar Muhammad (Ketua Wilayah), Nurlela Bahtiar (Sekretaris Wilayah), dan Sumardin Makmur (Anggota Badan Aksi Tani Indonesia/BAKTI).

Setelah tiba di Jailolo, tim SPI Malut langsung membeli sejumlah kebutuhan pokok untuk korban. Pada pukul 15.30 WIT, bantuan yang terdiri dari minyak goreng, telur, popok, ikan sarden, dan air mineral tersebut diangkut menggunakan mobil pick up menuju lokasi bencana di Kecamatan Ibu, Halmahera Barat.

Rombongan tiba di Posko Pusat Bencana di Desa Tongute Ternate, Kecamatan Ibu, dan disambut langsung oleh Bupati Halmahera Barat, James Uang, S.Pd., MM., beserta Camat Ibu, perwakilan BNPB, dan pihak pemerintahan desa.

Saat diwawancarai, Ali Akbar Muhammad menyampaikan pesan solidaritas dari Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) SPI, Henri Saragih. “Semoga saudara-saudara kita di Halmahera Barat selamat dan diberikan kesabaran menghadapi cobaan ini,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari seluruh jajaran SPI, mulai dari DPP, DPW Maluku Utara, DPC se-Maluku Utara, hingga pengurus di seluruh Indonesia.

Bupati James Uang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian dan solidaritas yang diberikan oleh SPI. Rasa syukur yang sama juga diungkapkan oleh Camat Ibu dan perwakilan warga korban bencana yang hadir.

Di akhir pertemuan, Ali Akbar Muhammad memberikan masukan penting kepada Pemerintah Kabupaten Halbar dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

“Penting untuk segera melakukan pendataan menyeluruh terkait luas lahan pertanian dan perkebunan yang terdampak bencana ini. Data ini sangat krusial sebagai dasar untuk pemulihan dan perhatian lebih lanjut dari pemerintah daerah,”pungkasnya. (*)

Lebih baru Lebih lama