Pesan untuk Calon Kepala Desa Halteng

Penulis: Alan Darmasaputra,ST,.MM (Generasi Muda Halmahera Tengah & Asn di Puskesmas Messa, Kecamatan Weda Timur)

Tanpa menggurui, tapi menantang nurani kepemimpinan mereka.Jarang sekali kita temukan calon kepala desa yang berani berpikir jauh melampaui masa jabatan. Padahal, masa depan Halmahera Tengah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik hari ini, tetapi oleh kualitas generasi yang kita siapkan sejak sekarang.

Saat ini, Pemerintah Daerah Halmahera Tengah telah membuka jalan besar melalui pendidikan gratis hingga jenjang S1, S2, bahkan S3. Ini adalah peluang emas, sebuah investasi peradaban. Namun peluang besar ini akan menjadi sia-sia jika desa tidak ikut mengambil peran strategis sejak dini.

Sudah saatnya para calon kepala desa mengubah cara pandang. Jika terpilih nanti, desa tidak boleh hanya menjadi ruang administrasi, tetapi harus menjadi pusat pembelajaran.

Bayangkan jika setiap desa membuka pembelajaran terbuka bagi anak-anak SD, SMP, dan SMA, kursus Berbahsa Inggris sebagai bekal awal agar mereka siap bersaing dan tidak gagap saat melangkah ke perguruan tinggi. Dengan persiapan sejak dini, anak-anak Halteng tidak hanya lulus kuliah, tetapi unggul, percaya diri, dan berdaya saing global.

Namun kemajuan tanpa jati diri adalah kehilangan arah. Karena itu, pendidikan akademik harus berjalan seiring dengan penanaman nilai. Anak-anak kita perlu diajarkan falsafah Fagogoru, nilai-nilai  agama, serta adat dan budaya Fagogoru. Inilah akar yang akan menahan mereka tetap tegak, meski diterpa perubahan zaman yang begitu cepat.

Perubahan zaman tidak bisa kita hindari, tetapi hilangnya identitas bisa kita cegah. Generasi Fagogoru harus tumbuh sebagai generasi yang cerdas secara intelektual, kuat secara spiritual, dan kokoh secara budaya.

Inilah tantangan moral bagi para calon kepala desa di Halmahera Tengah.

Apakah ingin dikenang hanya sebagai pemimpin lima tahunan, atau sebagai arsitek masa depan generasi Fagogoru?

Desa yang besar bukan hanya desa yang membangun jalan dan gedung, tetapi desa yang mempersiapkan manusia unggul untuk masa depan. Dan dari desa-desa inilah, Halmahera Tengah yang berdaulat, bermartabat, dan beridentitas akan lahir.(*)


Lebih baru Lebih lama