Massa Buruh, Petani, dan Rakyat di Halmahera Tengah Gelar Aksi: Blokade Jalan, Demo di Kawasan IWIP dan Bentangkan Spanduk di Sawah

Aksi PPB KASBI di Dekat Bandara Kawasan IWIP

Cogoipa, Halteng– Dalam rangka memperingati Hari Buruh Sedunia yang jatuh pada 1 Mei, gerakan buruh, petani, dan rakyat di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, menggelar aksi serentak di sejumlah kecamatan. (01 Mei 2026)

Aksi yang berlangsung di tiga titik berbeda tersebut menyuarakan beragam tuntutan, mulai dari masalah ketenagakerjaan, agraria, hingga penegakan hukum atas kasus pembunuhan dan teror terhadap petani.

Berdasarkan pantauan cogoipa.online di lapangan, aksi digelar di Kecamatan Patani Barat. Ratusan warga dari Desa Banemo memblokade jalan dengan menggunakan batang pohon kelapa. Dalam aksinya, mereka menyuarakan tuntutan tegas untuk mengusut tuntas kasus pembunuhan terhadap Bapak Ali Abas, seorang tokoh yang diduga menjadi korban kekerasan terkait sengketa lahan. Para pengunjuk rasa mendesak aparat penegak hukum segera mengungkap dalang dan pelaku di balik kasus tersebut.

Aksi Blokade Jalan Warga Banemo

Sementara itu, di Kecamatan Weda Tengah, puluhan buruh yang tergabung dalam Pusat Persatuan Buruh dan Gerakan Buruh Untuk Rakyat Halmahera Tengah menggelar aksi di kawasan sekitar bandara serta area PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP). Mereka menyoroti kondisi kerja, upah, serta hak-hak buruh yang dinilai belum berpihak pada kesejahteraan pekerja lokal. Aksi di kawasan industri tersebut berlangsung dengan pengawalan ketat aparat setempat.

Aksi Gebrak Halteng di Kawasan IWIP

Di lokasi terpisah, Kecamatan Weda Selatan menjadi pusat aksi Serikat Petani Indonesia (SPI) Halmahera Tengah.  Beberapa orang petani menggelar aksi dengan membentangkan spanduk berisi tuntutan keadilan agraria di areal persawahan. Mereka juga menyampaikan protes atas maraknya aksi teror dan intimidasi terhadap petani yang mempertahankan lahan garapan mereka.

Secara keseluruhan, aksi di tiga kecamatan tersebut mengangkat sejumlah tuntutan umum di antaranya: pemenuhan hak-hak buruh, penyelesaian konflik agraria yang berkeadilan, pengusutan tuntas kasus pembunuhan Ali Abas, serta penghentian segala bentuk teror terhadap petani dan penguasaan tanah oleh pihak tidak bertanggung jawab.(*)

Lebih baru Lebih lama
COGOIPA