Hari Pendidikan Nasional 2026: Sekda Halteng Beri Penghormatan Kepada Guru

Bahri Sudirman, Sekda Halmahera Tengah

Cogoipa, Halteng- Tanggal 2 Mei 2026 kembali menjadi momentum penting bagi bangsa Indonesia dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat akan nilai-nilai perjuangan dalam membangun fondasi pendidikan nasional.

Hardiknas memiliki makna historis yang mendalam. Penetapannya tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 tentang Hari-Hari Nasional yang Bukan Hari Libur. Dalam keputusan tersebut, Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, menegaskan bahwa meskipun bukan hari libur, peringatan ini tetap harus dihargai sebagai bagian dari sejarah perjuangan bangsa. Hardiknas diperingati bersama sejumlah hari besar lainnya seperti Hari Kebangkitan Nasional (20 Mei), Hari Sumpah Pemuda (28 Oktober), hingga Hari Pahlawan (10 November).

Tanggal 2 Mei sendiri dipilih sebagai bentuk penghormatan kepada Ki Hajar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan nasional yang lahir pada tanggal tersebut. Filosofi dan perjuangannya menjadi landasan penting dalam membangun sistem pendidikan Indonesia yang berkarakter dan berorientasi pada kemajuan bangsa.

Dalam konteks kekinian, peringatan Hardiknas juga menjadi ruang refleksi bersama. Bahri Sudirman, Sekda Halmahera Tengah dalam keterangannya kepada media, menegaskan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan untuk memberikan perhatian serius terhadap sektor pendidikan, khususnya di daerah seperti Halmahera Tengah. (02 Mei 2026)

Ia menyampaikan bahwa langkah tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah yang dipimpin oleh Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah. Salah satu program unggulan yang tengah dijalankan adalah pendidikan gratis hingga jenjang perguruan tinggi, mulai dari S1, S2, hingga S3. Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan akses pendidikan dan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Selain itu, Bahri juga menekankan pentingnya memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para guru. Menurutnya, peran guru sangat vital dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk generasi masa depan yang unggul.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa tidak lepas dari kualitas pendidikan. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas di seluruh Indonesia.(*)

Lebih baru Lebih lama
COGOIPA