Penetapan dan Pencabutan Nomor Urut Cakades Desa Were : Aba Tie Hadir dengan Harapan Baru

 

Foto bersama Aba Tie dengan Warga saat pengambilan nomor urut

Cogoipa, Halteng – Proses penetapan bakal calon kepala desa dan pengambilan nomor urut untuk Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Were tahun 2026 telah berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa syukur.(02 April 2026)

Dalam kesempatan tersebut, Pantie Hi Ibrahim yang akrab disapa Aba Tie resmi ditetapkan sebagai bakal calon kepala desa dan memperoleh nomor urut 3.

Bagi warga Were, Aba Tie bukan sosok asing. Ia dikenal dekat dengan warga, kerap hadir di tengah masyarakat, menyempatkan diri dalam setiap hajatan, serta selalu terbuka mendengar keluh kesah tanpa jarak. Kedekatan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam langkah pengabdiannya.

Melalui WhtssApp Aba Tie menuturkan visinya: "Mewujudkan Desa Were yang mandiri, berbudaya, dan inklusif menuju transformasi ekonomi berkelanjutan." Ia membawa harapan agar desa tidak hanya menjadi penonton di tengah perkembangan industri, tetapi menjadi pelaku utama yang maju tanpa kehilangan jati diri.

Komitmen tersebut diwujudkan dalam langkah nyata yang sederhana namun berdampak:

- Pelayanan desa yang lebih cepat, transparan, dan berbasis digital

- Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui BUMDes dan potensi lokal

- Penataan lingkungan dan fasilitas publik yang layak

- Peningkatan kualitas SDM, kesehatan, dan pendidikan

- Serta menjaga nilai budaya dan adat sebagai identitas desa

Dalam penyampaiannya,melalui WhatssApp kepada media ini,  Aba Tie menegaskan “ Penetapan nomor urut ini menjadi awal perjalanan pengabdian yang lebih besar. Diharapkan seluruh masyarakat dapat menyambut proses demokrasi ini dengan damai, menjaga persaudaraan, dan tetap bersatu demi masa depan Desa Were. “

Ia lalu meyerukan "Nomor boleh berbeda, tapi tujuan kita tetap satu: Were yang lebih maju dan bermartabat.(*)

Baca Juga: 
Febrianto Aiba Memperoleh Nomor Urut 1 Dalam Pengundian Nomor Urut Calon Kepala Desa Tilope

Lebih baru Lebih lama
COGOIPA