![]() |
| Febrianto Aiba bersama ibu-ibu yang akan memenangkan dirinya |
Cogoipa,Halteng – Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tilope menggelar rapat pleno terbuka dalam rangka penetapan calon kepala desa sekaligus pengundian nomor urut calon, Selasa (31/03/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Tilope ini dihadiri oleh panitia pemilihan, pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam hasil pengundian tersebut, Febrianto Aiba berhasil memperoleh nomor urut 1. Penetapan nomor urut ini disambut antusias oleh keluarga serta para pendukungnya yang hadir di lokasi kegiatan.
Nomor urut satu dimaknai sebagai simbol awal perjuangan. Dalam kesempatan itu, Febrianto Aiba menyampaikan komitmennya untuk membawa perubahan positif bagi Desa Tilope.
“Satu tujuan dan satu niat untuk membawa Desa Tilope ke arah yang lebih baik. Untuk itu, saya mengajak seluruh pendukung dan simpatisan agar tetap solid dengan satu tujuan dan satu komando demi meraih kemenangan,” ujar Febrianto.
Ia juga mengimbau kepada seluruh pendukung dan simpatisannya agar menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama tahapan kampanye hingga hari pemungutan suara. Menurutnya, Pilkades harus menjadi ajang adu gagasan demi kemajuan desa, bukan ajang perpecahan.
Dalam pelaksanaan Pilkades ini, masyarakat Desa Tilope diharapkan dapat menggunakan hak pilihnya secara bijak untuk menentukan pemimpin yang mampu membawa desa ke arah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Berikut visi dan misi yang diusung oleh calon Kepala Desa Tilope, Febrianto Aiba:
Visi:
“Mewujudkan Desa Tilope yang Sejahtera, Mandiri, dan Maju.”
Misi:
1. Mewujudkan pemerintahan desa yang demokratis, berkualitas, dan transparan.
2. Melaksanakan pembangunan infrastruktur yang layak dan merata.
3. Meningkatkan perekonomian desa melalui pemberdayaan UMKM.
4. Mengembangkan sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif.
5. Meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan.
6. Menata lingkungan desa yang hijau dan bersih.
Sebagai penjabaran dari visi dan misi tersebut, terdapat enam program kerja utama yang akan dijalankan:
1. Program Tata Kelola Pemerintahan Terbuka (Open Government):
Mendorong transparansi anggaran dan administrasi desa melalui digitalisasi layanan serta forum musyawarah warga yang rutin dan partisipatif.
2. Program Percepatan Infrastruktur Desa Merata:
Meliputi pembangunan rumah layak huni, jalan tani, perbaikan jalan desa, pagar desa, perluasan kawasan pemukiman, serta fasilitas publik lainnya secara merata.
3. Program Pemberdayaan UMKM & Ekonomi Kerakyatan:
Penyediaan bantuan modal usaha, pelatihan keterampilan, serta dukungan pemasaran produk lokal guna meningkatkan pendapatan masyarakat desa.
4. Program Pusat Kreativitas dan Inovasi SDM:
Pembentukan balai pelatihan kerja desa untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing masyarakat, khususnya generasi muda.
5. Program Akses Kualitas Pendidikan & Kesehatan Dasar:
Peningkatan fasilitas pendidikan usia dini, pemberian beasiswa, serta penguatan layanan kesehatan seperti Posyandu dan sanitasi lingkungan.
6. Program “Desa Asri” (Lingkungan Hijau & Bersih):
Gerakan penghijauan, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, serta pelestarian sumber daya alam untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.
