![]() |
| Penyerahan Bendera oleh Ali Akbar Muhammad, Ketua DPW SPI Maluku Utara kepada Nurhakiki, Ketua Terpilih DPC SPI Halmahera Timur |
Cogoipa, Haltim-Sejak bermusyawarah beberapa bulan lalu, Serikat Petani Indonesia (SPI) Wilayah Maluku Utara mulai meluaskan struktur organisasinya di berbagai kabupaten dan kota. Hingga saat ini, tercatat kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) SPI telah terbentuk di Taliabu, Halmahera Utara, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, dan Tidore Kepulauan.
Pada Rabu, 22 April 2026, SPI kembali menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Kabupaten Halmahera Timur. Bertajuk Petani Berorganisasi Berjuang Untuk Kesejahteraan, Reforma Agraria dan Kedaulatan Pangan. Dengan terselenggaranya muscab tersebut, maka jumlah kepengurusan cabang SPI resmi bertambah menjadi enam cabang.
Dalam Muscab SPI Kabupaten Halmahera Timur, sejumlah agenda dibahas, mulai dari persoalan petani di pedesaan hingga berbagai masalah petani secara umum. Musyawarah dihadiri oleh perwakilan basis dari desa, yakni Desa Cemara Jaya, Bumi Restu, Wasile, Gulapapou, dan Gotowasi. Peserta yang berasal dari Kecamatan Wasile, Wasile Selatan, dan Kecamatan Maba tersebut juga menyepakati Nurhakiki sebagai Ketua DPC SPI Halmahera Timur.
Musyawarah diselenggarakan di Wisma Kita, Desa Cemara Jaya. Dalam sambutannya, Nurhakiki menyampaikan bahwa organisasi petani sangat penting bagi petani di Halmahera Timur. "Dengan berorganisasi, petani bisa memperjuangkan hak-haknya supaya dapat diakomodir oleh pemerintah," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pasca Muscab ini, SPI Halmahera Timur akan menggelar rapat kerja cabang dan pleno untuk merumuskan program serta melakukan perluasan organisasi ke berbagai desa di Halmahera Timur.
Muscab SPI Halmahera Timur turut dihadiri langsung oleh Ali Akbar Muhammad, Ketua Dewan Pengurus Wilayah SPI Maluku Utara. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa SPI merupakan organisasi yang telah dibangun sejak masa Orde Baru dan menjadi organisasi petani modern yang lama berjuang untuk hak-hak petani.
"SPI membangun ekonomi petani melalui koperasi, serta mendorong adanya reforma agraria dan kedaulatan pangan," jelas Ali.
Ali juga menambahkan bahwa kehadiran SPI ke depan diharapkan dapat berkontribusi terhadap perjuangan petani di Halmahera Timur, serta mendorong kebijakan pemerintah daerah agar lebih memberikan perhatian serius dan keberpihakan kepada kaum petani.
