Warga Banemo Kembali Resah, Tak Bisa Pergi Berkebun, Kelompok Tak Dikenal Meneror Lagi

Penjual Ikan yang berasal dari Desa Mesa, menjelaskan  kepada Warga Sibenpopo bahwa ia diteror di daerah botlol

Cogoipa, Halteng — Warga di wilayah Patani Barat, Desa Banemo dan sekitarnya di Kabupaten Halmahera Tengah, kembali dibuat resah setelah beredar informasi mengenai dugaan aksi sekelompok orang tak dikenal bersenjata tajam yang mengejar sejumlah pengendara sepeda motor di sekitar wilayah Botlol, Minggu pagi, 4 Oktober 2026.


Informasi tersebut beredar melalui video yang dikirim oleh salah seorang warga bernama Irsan R kepada Media Cogoipa. Dalam video itu, seorang penjual ikan asal Desa Messa menceritakan bahwa dirinya melihat sejumlah orang keluar dari kawasan hutan menuju jalan raya.


Menurut keterangannya, awalnya terdapat sekitar empat orang dengan ciri-ciri berambut panjang, tidak mengenakan pakaian bagian atas, dan membawa benda yang disebut sebagai tombak. Setelah itu, muncul beberapa orang lainnya yang kemudian diduga mengejar para penjual ikan yang sedang dalam perjalanan menuju Patani Barat.


“Mereka muncul dari dalam hutan ke jalan raya. Mulanya empat orang, rambut panjang, tidak mengenakan pakaian bagian atas dan membawa tombak. Saya menoleh ke belakang yang kedua kalinya, muncul lagi yang lain dan mengejar saya,” demikian keterangan penjual ikan dalam video tersebut.


Hingga berita ini diterbitkan, Cogoipa belum dapat memastikan titik pasti kejadian maupun identitas kelompok yang disebut dalam informasi tersebut. Kronologi peristiwa juga masih dalam tahap konfirmasi.


Informasi mengenai dugaan aksi tersebut kemudian menyebar luas di tengah masyarakat dan menimbulkan kekhawatiran. Sejumlah warga Desa Banemo yang sebelumnya berencana menuju kebun di wilayah Woyoroy memilih menunda keberangkatan karena khawatir terhadap kondisi keamanan di sekitar wilayah tersebut.


Beberapa warga Banemo, Kecamatan Patani Barat yang dikonfirmasi Cogoipa membenarkan bahwa informasi mengenai kelompok yang diduga meneror pengendara tersebut telah beredar luas di masyarakat.


“Informasinya memang sudah beredar. Karena itu warga memilih berhati-hati dan sebagian menunda pergi ke kebun,” ujar beberapa warga Patani Barat.


Berdasarkan informasi yang diterima warga, kelompok yang dilaporkan terlihat di sekitar lokasi tersebut memiliki ciri-ciri rambut panjang, tidak mengenakan pakaian bagian atas, dan membawa benda tajam.


Sementara itu, informasi lain menyebutkan sejumlah personel Brimob telah dikerahkan menuju wilayah tersebut untuk melakukan pengecekan sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan.


Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait informasi tersebut. Belum diketahui pula identitas kelompok yang dilaporkan berada di sekitar Botlol maupun apakah terdapat korban dalam peristiwa tersebut.


Masyarakat diimbau tetap berhati-hati serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi untuk menghindari kepanikan dan kesimpangsiuran informasi di tengah warga.(*)

Lebih baru Lebih lama