COGOIPA, HALTENG– Kebakaran yang menghanguskan tumpukan ban bekas di area penampungan milik PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Kilometer 12 telah berlangsung sejak beberapa hari lalu. Manajemen perusahaan memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. (02 September 2026)
Insiden kebakaran terjadi pada Senin, 31 Agustus 2026. Hingga kini, Tim Tanggap Darurat atau *Emergency Response Team* (ERT) PT IWIP masih terus melakukan penanganan lanjutan di lokasi. Meskipun api utama sudah berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan pemadatan terhadap percikan api yang tersisa guna mencegah kemunculan titik api baru.
"Kami bersyukur tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah yang turut menyiapkan armada pemadam kebakaran beserta personilnya untuk membantu proses pemadaman," ujar Rizal Syam, selaku Media Relation PT IWIP, kepada Cogoipa.online.
Sebagai bentuk respons cepat, perusahaan melalui Wedabay Medical Center juga telah menyalurkan bantuan berupa obat-obatan, masker, dan tabung oksigen melalui Puskesmas setempat untuk mengantisipasi dampak asap terhadap masyarakat sekitar.
Manajemen PT IWIP menegaskan bahwa peristiwa tersebut murni bersifat insidental dan tidak ada unsur kesengajaan dari pihak perusahaan. Tumpukan ban bekas yang disimpan di lokasi tersebut bukanlah limbah yang akan dimusnahkan, melainkan direncanakan untuk diolah kembali guna dimanfaatkan bagi kebutuhan lain yang relevan.
Saat ini, investigasi masih terus berjalan. Berdasarkan penelusuran awal, petugas keamanan perusahaan sempat mendapati sejumlah orang tidak dikenal berada di area penampungan sebelum api muncul. Mereka segera diarahkan untuk meninggalkan lokasi, namun tak lama kemudian api mulai terlihat membakar tumpukan ban.
"Kami masih mendalami kronologi dan bukti-bukti yang ada secara menyeluruh bersama pihak berwenang, termasuk pihak kepolisian untuk mengidentifikasi penyebab dari kejadian ini," tambah Rizal Syam.
Perusahaan berkomitmen untuk menyampaikan perkembangan informasi lebih lanjut apabila terdapat data baru yang relevan hasil investigasi bersama aparat kepolisian. (*)
