Dinas PMD Halteng Dampingi Perwakilan Kemendes Salurkan Dana Investasi Hampir 1 Miliar untuk Desa Yoi, Maliforo dan Wairoro Indah

Penyerahan Bantuan Dana Investasi di Pulau Yoi, Kecamatan Pulau Gebe


COGOIPA,HALTENG – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) terus menggencarkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Pada Jumat, 28 Agustus 2026, Tim Tekad (Terintegrasi dan Akuntabel) dari tingkat Pusat didampingi langsung oleh tim daerah melakukan penyaluran bantuan dana investasi untuk sejumlah desa binaan di wilayah tersebut.


Kegiatan tersebut di damping langsung oleh Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pembangunan Desa, Pak Amir, yang mendampingi Tim Tekad Pusat.


Kepala Dinas PMD Halteng, Mustahil Jamal, saat diwancara media cogoipa.online, via telpon menyampaikan secara rinci realisasi program tersebut kepada publik.


"Salah satu fokus utama kami adalah pengembangan produksi garam di Pulau Yoi, Kecamatan Gebe. Melalui Program Tekad, desa ini mendapatkan suntikan dana investasi sebesar Rp300 juta," ujar Kadis PMD Mustahil Jamal.


Tak hanya Pulau Yoi, program serupa juga menyasar kawasan pertanian di Desa Wairoro Indah, Kecamatan Weda Selatan. Kelompok tani di desa tersebut mendapatkan bantuan serupa sebesar Rp300 juta untuk mengembangkan komoditas unggulan, yakni melon dan semangka. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi dan pendapatan petani setempat.



Sementara itu, inovasi di bidang pengolahan hasil bumi juga mendapatkan perhatian khusus. Desa Maliforo menerima alokasi dana yang lebih besar, yaitu Rp400 juta, melalui skema bantuan RITD (Rumah Inovasi Teknologi Desa). Dana tersebut akan digunakan untuk mengembangkan produksi pala menjadi produk turunan bernilai tambah, seperti manisan pala dan produk olahan lainnya.


Kadis PMD Halteng menegaskan bahwa pengembangan garam di Gebe merupakan bagian integral dari Program Tekad yang bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat desa secara berkelanjutan.


"Kami berharap, dengan adanya dana ini, desa-desa di Halteng bisa mandiri dan menghasilkan produk unggulan yang kompetitif," tambahnya.


Dalam kesempatan yang sama, Mustahil Jamal juga menyampaikan capaian positif dari program pendampingan yang telah berjalan. Ia mengungkapkan bahwa sehari sebelumnya, pada Kamis, 27 Agustus 2026, dirinya bersama Kepala Dinas PMD Provinsi Maluku Utara turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke lokasi proyek.


"Alhamdulillah, saat monev kemarin, kami juga melakukan panen  melon di Desa Wairoro Indah. Ini adalah hasil nyata dari program pendampingan Tekad yang mulai menunjukkan hasil," pungkasnya.


Panen Melon, di Desa Wairoro Indah, Pendampingan Tekad

Dengan penyaluran dana investasi yang mencapai total Rp1 miliar untuk tiga desa ini, Pemerintah Kabupaten Halteng melalu Dinas PMD  optimis target pengentasan kemiskinan ekstrem dan peningkatan ekonomi desa melalui sektor pertanian, perikanan, dan pengolahan hasil bumi dapat segera terwujud.(*)

Lebih baru Lebih lama