COGOIPA,HALTENG — Semangat kebersamaan dan ikatan persaudaraan antaralumni kembali menyala. Sabtu, 26 September 2026, menjadi momen bersejarah bagi keluarga besar SMA Negeri 4 Halmahera Tengah. Untuk pertama kalinya sejak sekolah tersebut berdiri dari status swasta hingga menjadi negeri, temu alumni dan silaturahmi akbar digelar di Desa Wairoro Indah, Kecamatan Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah.
Pantauan cogoipa.online di lokasi menunjukkan suasana hangat penuh keakraban. Para alumni dari berbagai angkatan hadir mengenakan pakaian terbaik mereka, melepas rindu, dan bernostalgia mengenang masa-masa putih abu-abu. Tidak hanya alumni, agenda ini juga dihadiri Camat Weda Selatan serta para pegawai dan tenaga pendidik SMA Negeri 4 Halmahera Tengah, menandakan dukungan penuh terhadap terselenggaranya acara tersebut.
Dalam forum yang penuh kekeluargaan itu, Ahmad Taran, alumni angkatan 2008 yang berasal dari Desa Loleo, Kecamatan Weda Selatan, dipercayakan sebagai Ketua Alumni SMA Negeri 4 Halmahera Tengah. Kepercayaan ini menjadi amanah baru baginya untuk merangkul seluruh alumni dari berbagai generasi.
Saat diwawancarai cogoipa.online, Ahmad Taran menuturkan bahwa pertemuan ini merupakan yang pertama sejak sekolah tersebut masih berstatus swasta hingga kini resmi menjadi negeri. Ia menyebut momen ini sebagai titik awal kebangkitan ikatan alumni yang selama ini tersebar di berbagai penjuru.
"Ketua alumni pertama dari SMA swasta berdiri sampai negeri, dengan jumlah alumni yang masuk dalam daftar absensi 168 orang dari berbagai angkatan," ujarnya dengan penuh rasa syukur.
Tidak hanya itu, Ahmad Taran juga menyampaikan bahwa kehadiran para tokoh menjadi penyemangat tersendiri dalam acara tersebut. "Ada pun yang hadir, Ketua Yayasan Muhlis Ajaran, Pak Baharu Lasama, Raden Adam, dan Hasdi Djabid," tuturnya.
Kehadiran para pendiri ini menjadi pengingat panjangnya perjalanan SMA Negeri 4 Halmahera Tengah, dari sebuah sekolah swasta sederhana hingga menjadi institusi pendidikan negeri yang diperhitungkan. Momen ini pun dimaknai bukan sekadar reuni, melainkan wujud nyata silaturahmi yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan almamater tercinta.
Dengan terbentuknya kepengurusan alumni dan terselenggaranya pertemuan perdana ini, diharapkan ikatan antaralumni semakin solid, berkontribusi bagi kemajuan sekolah, serta menjadi motor penggerak pembangunan sumber daya manusia di Halmahera Tengah. Acara berlangsung penuh kehangatan, ditutup dengan doa bersama dan komitmen untuk menjadikan temu alumni sebagai agenda rutin tahunan. (*)
.png)