Tingkatkan Kualitas SDM Lingkar Tambang, PT HSM Bangun Ruang Belajar PAUD Nekenidodara

Foto PT.HSM| Ilustrasi cogoipa.online

Cogoipa, Halteng – Dalam mendorong pembangunan sumber daya manusia di kawasan lingkar tambang Desa Lelilef Sawai, Kecamatan Weda Tengah, PT HSM menggelar kegiatan serah terima pembangunan ruang belajar PAUD Nekenidodara pada Senin, 13 April 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh:

1. Hendarji Andra – SPV EACD

2. H. Ramli – EACD Officer

3. Silvester Dorisara – Staff EACD

4. Frileks Arbaben – Kepala Desa

5. Nelci Takuling – Pimpinan PAUD

6. Jhoni Burnama – Kaur Pembangunan

7. 5 Orang Staf Desa

8. 2 Orang Dewan Guru

Hendarji Andra, SPV EACD, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran semua pihak dalam penyerahan ini.

"Terima kasih atas ketersediaan waktunya. Hari ini, kami PT HSM telah selesai membangun ruang belajar PAUD Nekenidodara. Kami tim mengucapkan banyak terima kasih karena sudah membantu kami, sehingga proses realisasi program PPM PT HSM bidang infrastruktur bisa terealisasi dan progres pembangunannya bisa sampai selesai," tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa bantuan ini merupakan bentuk komitmen PT HSM dalam mendorong kualitas pembangunan manusia di desa lingkar tambang.

"Bantuan ini bertujuan meningkatkan akses dan mutu layanan pendidikan dengan menyediakan sarana fisik yang aman, nyaman, dan representatif, menambah daya tampung peserta didik, serta menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan. Semoga ke depan kami juga bisa membantu melengkapi alat permainan yang edukatif di PAUD Nekenidodara," tambahnya.

Frileks Arbaben, Kepala Desa Lelilef Sawai, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada PT HSM.

"Terima kasih kepada manajemen PT HSM yang telah membangun satu lokal ruang belajar PAUD Nekenidodara. Pembangunan ruang belajar ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami aparat pemerintah desa, dan kami sangat terbantu," ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa PT HSM telah membantu pemerintah desa dalam memajukan kualitas SDM.

"Desa kami saat ini banyak didominasi pendatang dari luar. Ruang belajar PAUD Nekenidodara hanya punya tiga ruang belajar, sehingga over kapasitas karena ruang belajar yang terbatas. Memang ruang belajar di PAUD menjadi sangat urgen bagi kami di desa. Sekali lagi terima kasih PT HSM sudah membantu kami, pemerintah desa, dan pihak PAUD Nekenidodara. Kami sangat mendukung semua program-program PT HSM," lanjutnya.

Nelci Takuling, Pimpinan PAUD, juga menyampaikan terima kasih kepada PT HSM.

"Terima kasih, kami sangat senang. Siswa-siswi kami sangat gembira karena PT HSM telah membantu kami PAUD Nekenidodara, yaitu membangun ruang belajar di PAUD ini. Siswa-siswi kami hari ini sudah berjumlah 138 orang dengan kapasitas ruang belajar hanya dua ruangan, sehingga siswa-siswi harus bergantian mengikuti proses belajar mengajar di pagi dan siang hari," ungkapnya.

Lebih lanjut, dengan penuh bahagia ia menjelaskan, "Semoga PT HSM selalu sukses, Tuhan memberkati, lancar terus kegiatan-kegiatannya. Sekali lagi kami sangat berterima kasih kepada PT HSM, kami sangat bangga, sangat gembira. Semoga Tuhan terus memberikan kesehatan dan keselamatan bagi setiap karyawan yang bekerja di PT HSM," jelasnya.

Hasrat Ramli, EACD Officer PT HSM, menegaskan bahwa tujuan pembangunan PAUD ini sebagai wujud komitmen PT HSM, yaitu:

1. Meningkatkan konsentrasi dan mendukung stimulasi tumbuh kembang fisik serta kognitif anak usia dini secara optimal.

2. Meningkatkan minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya di usia dini.

3. Menciptakan lingkungan belajar yang tertata (fisik aman, nyaman, dan menarik) sehingga anak lebih mudah belajar melalui bermain, serta meningkatkan kemampuan motorik, kognitif, dan sosial mereka.

Di akhir sambutannya, tim PT HSM juga menyampaikan terima kasih kepada BUMDes Legae Loe sebagai vendor pembangunan ruang belajar PAUD Nekenidodara atas kerja sama dan komitmennya sehingga pembangunan ruang belajar PAUD Nekenidodara dapat diselesaikan.(*)

Baca Juga:Pemerintah Halmahera Tengah Bebaskan PBB Warga Sibenpopo Selama Dua Tahun sebagai Bentuk Tanggung Jawab Pasca Konflik

Lebih baru Lebih lama
COGOIPA