Warga Subaim Boikot Aktivitas PT.ARA Tuntut Kopensasi: Utusan Perusahaan Pukul Warga

Cogoipa, HALMAHERA TIMUR- Beredar video di media sosial Facebook atas nama Ruslikan Husain yang memperlihatkan aksi boikot warga Subaim terhadap aktivitas mobil perusahaan di jalan. Dalam video tersebut, tampak warga mendirikan tenda dan menghadang kendaraan perusahaan yang hendak melintas.

Berdasarkan penelusuran media ini, perusahaan yang dimaksud adalah PT Alam Raya Abadi (PT ARA). Aksi boikot ini dipicu oleh tuntutan warga terkait ganti rugi lahan yang hingga kini belum juga direalisasikan.

Namun, situasi sempat memanas ketika seorang utusan perusahaan diduga memprovokasi warga dan memukul warga. Padahal, warga mengaku hanya ingin menyampaikan aspirasi mereka secara damai.

Diketahui, utusan perusahaan yang memprovokasi dan memukul warga tersebut bernama Ikmal Yasir. Ia merupakan warga Halmahera Timur. Aksi provokasi yang terekam dalam video itu langsung menuai kecaman dari warga setempat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa PT ARA telah berkali-kali bermasalah dengan warga sekitar. Bahkan, perusahaan tersebut sudah beberapa kali dipanggil oleh pihak kepolisian terkait berbagai persoalan yang muncul.

Menyikapi hal ini, warga mendesak Pemerintah Daerah Halmahera Timur dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk memberikan perhatian serius. Mereka berharap ada intervensi cepat agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan berujung pada konflik berkepanjangan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak PT ARA maupun Pemerintah Daerah terkait insiden tersebut. Warga berharap agar perusahaan segera memenuhi kewajibannya dan tidak bertindak represif terhadap masyarakat yang hanya menuntut hak mereka.(*)

Lebih baru Lebih lama