Cogoipa, Halteng- Bantuan sembako ramadhan kepada masyarakat desa tilope, merupakan bukti nyata program mulia pemerintah daerah kepada masyarakatnya, dalam hal ini warga masyarakat tilope. Jumat, 6 Februari 2026
Namun dalam penyerahan bantuan mendapat perhatian, pertanyaan dan kritik dari warga terhadap Narasi Pemerintah Desa dalam Hal ini Sekdes. Dalam unggahannya di sosial media dalam hal ini Facebook sekdes manyampaikan " terima kasih pak bupati atas sembako ramadhan, semoga Jang Tonk tangka katak dalam tempurung. Jang Tong Ta Iko dorang."
Yadin selaku ketua GPS (Garda Pesisir Selatan), salah satu tokoh pemuda desa tilope yang juga sebagai keluarga penerima bantuan sembako ramadhan, memberikan kritik tegas terhadap Narasi ini, menurut dia soal narasi kedua "Semoga Jang Tong Tangka katak dalam tempurung. Jang Tong Ta Iko dorang".
Saya rasa tersinggung terhadap kata-kata sekdes di FB, karena bertentangan dengan gambar yang di unggah apalagi, di gambar ada saya pe istri. Saya minta pak sekdes jaga narasi supaya tidak membangun pemikiran negatif terhadap program mulia ini.
Saya telah meminta penjelasan di kolom komentar namun terkait kalimat ini, namun tidak di respon oleh sekdes selaku pemilik akun. Karena untuk masalah postingan ini foto tidak sesuai dengan narasi yang pemdes lontarkan. Apalagi ini bantuan untuk masyarakat kenpa ada bahasa seperti ini maka dari itu tolong di jelaskan. Tambah Yadin
Saya berharap ada evaluasi terhadap pemerintah desa, agar mampu menjaga setiap narasi di sosial media maupun di dunia nyata agar tidak melahirkan pemikiran negatif di kalangan masyarakat.(*)
