Cogoipa,Halteng – Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di Desa Aer Salobar, Kecamatan Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah, mulai menunjukkan dampak positifnya meski baru diresmikan pada Februari lalu. Keberadaannya menjadi yang pertama dan satu-satunya di kabupaten tersebut.
Person in Charge (PIC) dapur MBG Air Salobar yang juga mewakili Yayasan Darul Mujaddid, Achmad Taran, S.IP, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah gencar menjalankan program untuk memenuhi kebutuhan gizi para pelajar.
“Saat ini, kami melayani 23 sekolah di Kecamatan Weda Selatan, mulai dari jenjang TK/PAUD hingga SMA/SMK,” ujar Achmad saat diwawancarai, Selasa (12/3/2026). Total penerima manfaat mencapai 2.395 orang, yang terdiri dari para siswa serta guru dan tenaga pendidik.
Dalam pengelolaan dapur, Achmad menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberdayakan potensi lokal. Kebutuhan bahan baku seperti sayur-mayur, ikan, dan buah-buahan dipasok langsung dari petani dan nelayan setempat. Sementara itu, untuk komoditas seperti ayam, daging, dan telur, pihak dapur melakukan pembelian di pasar tradisional.
“Kami ingin memastikan bahwa keberadaan dapur ini tidak hanya berdampak pada perbaikan gizi siswa, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat lokal,” tambahnya.
Dapur yang dioperasikan oleh Yayasan Darul Mujaddid untuk wilayah Halmahera Tengah ini mempekerjakan 47 orang tenaga kerja atau relawan yang merupakan warga ber-KTP Weda Selatan. Ke depan, Achmad menuturkan bahwa visi dan harapan operasional dapur MBG akan berfokus pada tiga pilar utama.
“Kami berkomitmen pada kualitas gizi makanan, keberlanjutan operasional dapur, dan tentunya dampak ekonomi yang nyata bagi para petani dan nelayan di Halmahera Tengah,” pungkasnya.
Dengan beroperasinya dapur MBG ini, diharapkan kualitas sumber daya manusia di Halmahera Tengah dapat meningkat seiring dengan terpenuhinya asupan gizi bagi para generasi penerus bangsa.
.png)