DRIGAHAYU BAPAK PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO

Oleh: Ahlan Jumadil, S.IP
Ketua DPC Partai Gerindra Halmahera Tengah
Wakil Bupati Halmahera Tengah

“Kita harus menyadarkan sebanyak-banyaknya warga negara Indonesia, bahwa jika dikelola dengan tepat, kita punya modal sumber daya alam dan sumber daya manusia yang cukup untuk jadi bangsa yang kuat dan terhormat. Bangsa yang rakyatnya hidup sejahtera.” (Paradoks Indonesia dan Solusinya, Prabowo Subianto, Presiden Indonesia, Membangun Kesadaran Nasional, Halaman 11)

Aksioma di atas saya kutip dari buku yang ditulis oleh Bapak Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dalam Paradoks Indonesia dan Solusinya. Penting bagi saya untuk mengutipnya karena aksioma ini memperlihatkan secara jelas bagaimana Bapak Presiden baik sebelum maupun sesudah menjabat tetap teguh pada prinsip untuk mendorong kesejahteraan rakyat menuju Indonesia yang adil dan makmur.

Sebagai Wakil Bupati Halmahera Tengah sekaligus kader Partai Gerindra partai yang dipimpin langsung oleh Bapak Presiden saya tentu menjalankan prinsip-prinsip tersebut dalam setiap langkah pengabdian. Bagi saya, kutipan itu bukan sekadar kalimat yang dibaca, melainkan pesan yang harus dihidupkan dalam kerja nyata: memastikan sumber daya yang kita miliki benar-benar dikelola untuk kesejahteraan rakyat.

Pada hari ulang tahun Bapak Presiden, 17 Oktober 2026, izinkan saya menyampaikan beberapa hal.

Ada satu hal yang membuat saya menaruh keyakinan besar pada Bapak: konsistensi. Bukan konsistensi yang dibicarakan, melainkan yang bisa dilacak jejaknya. Apa yang dulu Bapak tuangkan dalam buku-buku, apa yang Bapak serukan dalam pidato-pidato bertahun silam, dan apa yang kini Bapak kerjakan di kursi kepresidenan semuanya menarik garis yang sama. Bapak tidak berbelok arah begitu memegang kekuasaan. 

Cara berpikir Bapak tentang ke-Indonesiaan tetap teguh, dan program-program yang dijalankan pun bukan barang baru, melainkan tumbuh dari gagasan-gagasan yang sudah lama Bapak rawat. Bagi saya, inilah bukti paling meyakinkan: ketika kata dan perbuatan berjalan seiring. Sebab pemimpin tidak dinilai dari janji yang paling memikat, tetapi dari kenyataan yang bisa dirasakan rakyat.

Dan satu hal lagi yang tak pernah luput dari pandangan saya: Bapak adalah prajurit yang tak pernah berhenti peduli. Dari dulu hingga kini, setiap kali rakyat menghadapi kesulitan, Bapak ada di tengah-tengah. Tak sungkan turun ke lapangan, tak ragu berdiri bersama rakyat di saat-saat paling berat. 

Bapak menghadapi persoalan dengan keberanian, bukan dengan dalih dan justru itulah yang membuat banyak orang merasa tidak berjalan sendirian. Kepemimpinan semacam ini menjadi teladan bagi kami di daerah: bahwa jabatan adalah amanah untuk melayani, bukan alasan untuk menjauh dari rakyat.

Dua hal itu konsistensi dan kepedulian adalah cermin kepemimpinan yang saya yakini perlu terus dijaga. Di Halmahera Tengah, semangat yang sama kami terjemahkan dalam kerja-kerja pembangunan: memastikan pelayanan sampai ke desa, memastikan potensi daerah dikelola untuk kesejahteraan, dan memastikan tidak ada rakyat yang tertinggal.

Atas nama keluarga besar DPC Partai Gerindra Kabupaten Halmahera Tengah, saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-75 kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, umur yang berkah, kekuatan, dan perlindungan dalam menjalankan tugas besar membangun Indonesia.

Dirgahayu, Bapak Presiden. Teruslah menjadi pemimpin yang konsisten, peduli, dan berdiri bersama rakyat.(*)