![]() |
| Warga Lelilef dihadang Security dan Aparat Kepolisian |
Cogoipa , Halteng– Puluhan warga Lelilef menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bandara IWIP (Indonesia Weda Bay Industrial Park), Senin (30/3/2026). Aksi yang ramai diperbincangkan di media sosial Facebook dan TikTok ini bertujuan untuk menyampaikan tuntutan terkait kondisi lingkungan yang dinilai semakin memprihatinkan.
Berdasarkan pantauan media Cogoipa.online, aksi didominasi oleh kaum perempuan dan pemuda. Para demonstran terlihat membentangkan poster-poster bertuliskan, "Kami tidak ingin minum air yang tercemar". Mereka berusaha menuju kantor pusat PT IWIP, namun upaya tersebut dihadang oleh aparat keamanan dan kepolisian yang berjaga di lokasi.
Beredar pula postingan di akun Facebook atas nama Juanito Vctr Panninggiran yang menyebutkan bahwa aksi ini merupakan bentuk protes atas permasalahan lingkungan yang sudah lama terjadi di Desa Lelilef.
Berdasarkan temuan lapangan media ini, kondisi lingkungan di Lelilef dikabarkan telah berada dalam situasi yang memprihatinkan. Kawasan pemukiman terlihat kumuh dan diselimuti debu. Selain itu, berbagai penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa kualitas air di laut dan sungai setempat telah tercemar.
Yang menarik perhatian dalam aksi ini adalah peran aktif ibu-ibu dan perempuan yang tampil sebagai garda terdepan. Dengan lantang mereka menyuarakan penolakan terhadap dampak lingkungan yang dirasakan, sekaligus mempertahankan hak atas lingkungan yang sehat bagi kelangsungan hidup mereka.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dan manajemen PT IWIP belum memberikan pernyataan resmi terkait aksi tersebut.(*)
