Bupati Halteng Tegaskan Tak Ada Pengurangan P3K dalam Penyampaian LKPJ 2025

FOTO ISTEMEWA BUPATI HALTENG BERSAMA WAKIL BUPATI HALTENG DAN PIMPINAN DPRD

Cogoipa, Halteng- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Tengah menggelar Rapat Paripurna ke-8 Masa Persidangan II Tahun 2026 dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025. (Weda, 31 Maret 2026)

Sidang paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Halmahera Tengah, Zulkifli Hi. Bayan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa agenda ini merupakan bagian penting dari fungsi pengawasan DPRD, sekaligus menjadi forum evaluasi terhadap kinerja pemerintahan daerah.

Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, jajaran pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, staf ahli, para asisten, pimpinan OPD, pejabat eselon III, Direktur PDAM, Camat Weda, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta insan pers.

Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, dalam pemaparannya mengawali dengan menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri, seraya berharap seluruh amal ibadah masyarakat diterima oleh Allah SWT.

Ia menjelaskan bahwa capaian pembangunan daerah sepanjang tahun 2025 menunjukkan perkembangan yang positif. Hal ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang meningkat, naiknya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta menurunnya angka kemiskinan dan pengangguran.

Berbagai program prioritas terus dijalankan, mulai dari pembangunan infrastruktur, penguatan sektor pertanian dan perikanan, hingga peningkatan layanan dasar bagi masyarakat.

Di sektor pelayanan publik, pemerintah daerah tetap mengoptimalkan program unggulan seperti pendidikan gratis, layanan kesehatan gratis, serta pemberian beasiswa bagi mahasiswa. Program kesehatan gratis disebut tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang seluruhnya dialokasikan kembali untuk sektor kesehatan tanpa adanya upah pungut.

Anggaran tersebut juga dimanfaatkan untuk mendukung perekrutan tenaga dokter dan dokter spesialis. Ke depan, pemerintah daerah berencana membangun Rumah Sakit Prima Weda sebagai pusat layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Dalam menghadapi kondisi ekonomi nasional yang dinamis, Bupati menekankan pentingnya efisiensi anggaran. Upaya tersebut antara lain dilakukan melalui pengendalian penggunaan kendaraan dinas dan konsumsi listrik di lingkungan perkantoran. Selain itu, Pemda Halmahera Tengah juga mulai menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) setiap hari Jumat, menyesuaikan kebijakan pemerintah pusat.

Terkait tenaga P3K, Bupati menegaskan bahwa tidak ada pengurangan tenaga. Sebaliknya, pemerintah daerah justru melakukan penambahan sebagai bentuk keberpihakan terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi tenaga guru, tenaga kesehatan, serta pegawai yang telah berkeluarga.

Program Rumah Layak Huni (RLH) juga menjadi perhatian serius. Bupati menegaskan bahwa penyelesaian rumah yang belum rampung menjadi prioritas, dan meminta seluruh pimpinan OPD memastikan pelaksanaannya berjalan optimal.

Selain itu, perhatian juga diberikan pada peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan melalui kebijakan strategis, terutama dalam menghadapi tantangan seperti kekeringan, perubahan iklim, dan kondisi suhu laut.

Di akhir penyampaiannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD atas dukungan yang telah diberikan dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

Rapat kemudian dilanjutkan dengan penyerahan dokumen LKPJ dari Bupati kepada Ketua DPRD, yang didampingi oleh Wakil Bupati serta pimpinan DPRD lainnya.

Sidang paripurna ditutup oleh Ketua DPRD dengan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir, serta harapan agar sinergi antara eksekutif dan legislatif terus terjalin demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Halmahera Tengah.

Baca Juga:Pilkades Serentak 30 Desa di Halteng, Hanya Dua Bacakades yang Tak Lulus Uji Kompetensi

 

Lebih baru Lebih lama
COGOIPA

Popular Items