Masyarakat Desa Tilope Desak Mantan Bendahara Desa Buka Suara Terkait Kejelasan Anggaran Dana Desa Tahap 2
COGOIPA,HALTENG - Puluhan warga Desa Tilope, Kecamatan Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah mendatangi kantor desa menuntut transparansi dan kejelasan terkait anggaran tahap dua yang di dalamnya termasuk bantuan insentif bagi masyarakat, yang terkesan tidak ada transparansi. 02/11/2026
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat secara terbuka meminta agar ada penjelasan dan pertanggungjawaban dari mantan bendahara desa. Warga menuntut penjelasan langsung mengenai anggaran tahap 2 yang dinilai tidak ada transparan dan terkesan ditutup-tutupi.
Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai keluhan sekaligus mendesak adanya kejelasan dan pertanggungjawaban terkait pengelolaan anggaran desa.
Pasalnya, berdasarkan informasi yang menjadi perhatian masyarakat, Dana Desa Tilope telah dicairkan dengan nilai mencapai lebih dari Rp1 miliar, namun di tengah informasi pencairan anggaran yang mencapai angka tersebut, justru muncul persoalan yang menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat, Mengapa masih ada masyarakat yang mengaku belum menerima insentif, padahal anggaran desa disebut telah dicairkan?
Hal inilah yang memicu keresahan warga hingga menuntut pihak Pemerintah Desa Dan Pihak Pemerintah Kecamatan yang juga hadir dalam pertemuan ini untuk menjembatani persoalan ini.
Ridwan salah satu tokoh masyarakat dalam pertemuan itu, meminta agar ibu camat mampu menyikapi persoalan ini agar dapat memberikan penjelasan, terkait apa yang menjadi keresahan masyarakat saat ini
"Terkait apa yang di keluhkan masyarakat saat ini, kami juga telah kafer informasi itu, bahwa anggaran sebesar 1,2 Meliar telah di cairkan, oleh sebab itu Torang minta ibu camat selaku kepala wilayah kecamatan Weda Selatan bisa menyikapi hal ini". Ujar Ridwan
Merespon hal ini Nurlaela Jamali selaku Camat Weda Selatan, menyampaikan bahwa beliau bersama Pemerintah Desa selesai pertemuan akan menemui langsung mantan bendahara untuk meminta kejelasan terkait hal ini. Camat juga meminta kepada masyarakat agar memberikan waktu kepadanya untuk berusaha dapat memberikan kepastian terkait persoalan ini
"Kasih saya waktu satu Minggu, saya bersama Pemdes akan menemui mantan bendahara, kemudian akan melakukan kordinasi terkait persoalan ini, apabila dalam satu Minggu masalah ini tidak terselesaikan, maka saya kembalikan kepada masyarakat". Ujar Ibu Camat
Masyarakat mempertegaskan bahwa jika dalam waktu satu Minggu tidak ada kejelasan dan penyelesaian, maka kami akan melakukan Demonstrasi dan membawa persoalan ini secara resmi kepada aparat penegak hukum.
Kami telah melakukan konfirmasi melalui Via WhatsApp kepada mantan bendahara Namun Hingga berita ini diterbitkan, belum mendapat respon balik dari yang bersangkutan.(*)
