COGOIPA, Halteng-Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Sumber Sari, Kecamatan Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah, bersama masyarakat mulai melakukan berbagai persiapan melalui kegiatan kerja bakti dan gotong royong.
Kegiatan tersebut dilakukan dengan membersihkan lingkungan desa di setiap blok, termasuk kawasan sekitar kantor desa dan sekolah. Warga juga melakukan berbagai persiapan untuk memperindah lingkungan desa dalam menyambut momentum peringatan hari kemerdekaan.
Dalam kesempatannya, Kepala Desa Sumber Sari, Hanike Tunang, mengatakan kegiatan gotong royong melibatkan seluruh unsur pemerintah desa bersama masyarakat. Pembagian tugas dilakukan melalui masing-masing RT dan RW agar kegiatan dapat berjalan secara terkoordinasi.
“Pemerintah desa bersama masyarakat ikut berperan. Pembagian tugas dilakukan melalui masing-masing RT dan RW yang diberikan tanggung jawab untuk mengoordinasikan masyarakat di setiap blok,” kata Hanike.
Menurutnya, kepala dusun, RT/RW, karang taruna, dan masyarakat memiliki peran aktif dalam mempersiapkan berbagai kegiatan menyambut HUT ke-81 RI.
Bentuk kegiatan yang dilakukan antara lain membersihkan lingkungan di setiap blok dan kawasan sekitar kantor desa serta sekolah. Warga juga menyiapkan berbagai perlengkapan yang dibutuhkan untuk kegiatan kerja bakti.
Dalam pelaksanaan kerja bakti, masyarakat secara swadaya menyiapkan peralatan seperti arit, parang, pacul, dan berbagai perlengkapan lainnya.
Hanike mengatakan, pemerintah desa terus mengajak masyarakat untuk terlibat melalui imbauan dan sosialisasi yang dilakukan oleh kepala desa bersama perangkat desa serta RT/RW.
“Pemerintah desa memberikan imbauan dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. RT dan RW juga ikut mengajak warga untuk bersama-sama melakukan kerja bakti,” ujarnya.
Ia menambahkan, sejauh ini tidak terdapat kendala berarti dalam menggerakkan masyarakat untuk mengikuti kegiatan gotong royong. Masyarakat dinilai telah memahami pentingnya kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Tidak ada kendala. Masyarakat sudah memahami situasi dan pentingnya ikut serta bergotong royong,” kata Hanike.
Meski demikian, apabila terdapat warga yang belum terlibat dalam kegiatan, pemerintah desa akan melakukan pendekatan secara langsung. Kepala desa bahkan dapat mendatangi rumah warga untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya gotong royong dan kehidupan bermasyarakat.
Untuk pembagian waktu, kegiatan kerja bakti di masing-masing lingkungan dikoordinasikan oleh RT dan RW. Sementara kegiatan gotong royong secara keseluruhan di tingkat desa diimbau oleh kepala desa untuk dilaksanakan setiap hari Jumat.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut berasal dari Anggaran Dana Desa (ADD) serta swadaya masyarakat setempat, baik dalam bentuk tenaga maupun perlengkapan kerja.
Hanike menilai kegiatan gotong royong tidak hanya membuat lingkungan desa menjadi lebih bersih dan rapi, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat.
“Desa kelihatan bersih dan rapi, masyarakat dan pemerintah juga ikut senang,” tuturnya.
Menurutnya, momentum persiapan HUT RI menjadi salah satu kesempatan untuk memperkuat kebersamaan dan tali persaudaraan antarmasyarakat Desa Sumber Sari.
Ia berharap semangat gotong royong yang terlihat menjelang peringatan HUT RI ke-81 tidak berhenti setelah perayaan 17 Agustus selesai.
“Harapannya masyarakat tetap semangat, bukan hanya pada 17 Agustus tahun ini, tetapi juga pada tahun-tahun berikutnya. Semoga kita selalu akur dan kompak untuk membantu membangun desa, bukan hanya ketika memperingati HUT RI,” harap Hanike.
Hanike juga menegaskan bahwa pembangunan desa merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, seluruh unsur pemerintah desa diharapkan terus mengambil bagian dalam menggerakkan masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan membangun Desa Sumber Sari.
“Semua pemerintah desa ikut berperan. Tidak ada yang tidak penting untuk membangun desa, semuanya tanpa terkecuali,” pungkasnya.(Jun)

.png)