Warga Keluhkan Sewa Ekskavator Milik Pemerintah Mahal, Kadis Pertanian Halteng Buka Suara

Kerja manual anak muda aer salobar dalam mengelola lahan pertanian

Cogoipa, Halteng – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Dinas Pertanian telah menyalurkan alat-alat pertanian ke berbagai desa untuk memudahkan petani dalam mengelola lahan. Namun, di Desa Air Salobar, Kecamatan Weda Selatan, bantuan tersebut justru menjadi kendala baru bagi petani setempat. (25/05/2026)

Ahmad Taran, Ketua Kelompok Salobar Jaya, mengungkapkan bahwa kelompoknya saat ini mengelola lahan pertanian dengan melibatkan banyak anak muda. "Di dalam kelompok ini banyak anak muda. Kami bertujuan membentuk kelompok ini agar anak muda bisa berkreativitas, termasuk dalam mengelola lahan pertanian," ujar Ahmad.

Ia kemudian menceritakan kendala yang mereka hadapi. Alat pertanian milik Dinas Pertanian yang sempat mereka coba pinjam ternyata harus disewa. Lebih mengejutkan, harga sewa ekskavator milik pemerintah justru lebih mahal dibandingkan milik swasta.

"Harga sewa ekskavator milik pribadi hanya Rp5.000.000, sementara milik pemerintah Rp5.500.000. Ini yang membuat kami petani lokal sangat kesulitan," keluhnya.

Lutfi Tutupoho, Kepala Dinas Pertanian Halmahera Tengah, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, menuturkan bahwa harga tersebut bukan ditentukan oleh pemerintah, melainkan oleh orang yang bertanggung jawab membawa ekskavator tersebut.

Ia juga mengatakan bahwa tidak semua kelompok tani langsung mendapatkan bantuan pemerintah. Kelompok tani harus terdaftar. Jika tidak terdaftar, sulit untuk mendapatkan bantuan pertanian dari pemerintah.(*)

 

Lebih baru Lebih lama
COGOIPA