PPMW Jakarta Gelar Diskusi Grow with Purpose Bersama Founder Fagogoru Institute

Foto bersama PPMW Jakarta Gelar Diskusi Grow with Purpose Bersama Founder Fagogoru Institute 


Cogoipa, Jakarta– Perhimpunan Pelajar Mahasiswa Weda Jakarta (PPMW-Jakarta) menggelar diskusi inspiratif bertajuk "Grow with Purpose: Menyiapkan Diri untuk Peluang Masa Depan" bersama Founder Fagogoru Institute, Moh Fuad Albar. Acara yang berlangsung di Kontrakan Were, Jakarta, pada Minggu (19/7/2026) ini dihadiri oleh mahasiswa asal Halmahera Tengah yang tengah menempuh pendidikan di ibu kota.


Kepada cogoipa.online Humas PPMW menyampaikan kegiatan ini menjadi ruang belajar dan berbagi bagi para mahasiswa untuk memahami pentingnya kesiapan diri dalam menghadapi berbagai peluang serta tantangan di era yang terus berubah.


Dalam pemaparannya, Moh Fuad Albar menekankan bahwa mahasiswa perlu mulai membangun kapasitas diri melalui langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, terarah, dan sistematis. Menurutnya, keunggulan tidak lahir instan, melainkan dari kebiasaan baik yang dibangun setiap hari.


"Rasa percaya diri menjadi fondasi utama dalam mengembangkan potensi diri. Mahasiswa Halmahera Tengah harus yakin bahwa mereka mampu bersaing dan menjadi generasi unggul, asalkan mau terus belajar dan berproses," ujar Fuad di hadapan peserta.


Moh Fuad Albar juga mendorong mahasiswa untuk aktif terlibat dalam organisasi, baik di lingkungan kampus maupun organisasi berskala nasional. Ia menilai organisasi merupakan ruang strategis untuk belajar kepemimpinan, membangun relasi, serta berkolaborasi dengan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.


"Pengalaman berorganisasi akan memperkaya wawasan dan membentuk karakter kalian. Di sanalah kalian belajar bekerja sama, menghadapi konflik, dan mengambil keputusan hal-hal yang tidak selalu didapatkan di bangku kuliah," tambahnya.


Lebih jauh, Fuad mengajak mahasiswa untuk mulai berpikir tentang inovasi dan gagasan besar yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia mengingatkan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut mengejar kesuksesan pribadi, tetapi juga harus mampu menjadi bagian dari solusi dan menghadirkan perubahan positif bagi daerah asal.


"Kalian adalah aset bagi Halmahera Tengah. Mulailah berpikir: apa yang bisa saya berikan untuk kampung halaman? Jangan hanya menjadi penonton, tapi jadilah pelaku perubahan," tegasnya.


Dalam kesempatan yang sama, Moh Fuad Albar mengingatkan pentingnya menjadikan nilai-nilai Fagogoru yang mengandung makna kebersamaan, persaudaraan, dan semangat saling mendukung sebagai pijakan dalam proses pengembangan diri. Menurutnya, falsafah ini mampu menjadi kekuatan moral dan mental bagi mahasiswa Halmahera Tengah selama berada di tanah rantau.


"Nilai-nilai Fagogoru mengingatkan kita bahwa kita tidak sendirian. Ada ikatan kuat yang menghubungkan kita semua. Itu adalah modal sosial yang sangat berharga," jelasnya.


Diskusi yang dipandu oleh Rayhan Hitto berlangsung secara hidup dan interaktif. Para peserta tampak antusias mengajukan pertanyaan dan memberikan tanggapan seputar pengembangan diri, organisasi, jejaring, hingga kontribusi generasi muda bagi masyarakat. Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai sepanjang jalannya acara.


Melalui kegiatan ini, PPMW-Jakarta berharap mahasiswa Halmahera Tengah dapat terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas pengalaman, membangun jaringan, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang memiliki tujuan jelas, kompetensi mumpuni, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta daerah di masa depan.


"Dengan semangat Fagogoru dan komitmen untuk terus bertumbuh, kami yakin mahasiswa Halmahera Tengah mampu bersinar dan membawa nama baik daerah di kancah nasional," tutup pernyataan resmi panitia. (*)

أحدث أقدم